Sahabat SMA

Sekarang lagi pada mau Ujian Nasional, semua siswa siap siap Ujian. Ada yang berdoa, belajar, mempertebal iman biar gak kena godaan contekan, dsbnya.
Tapi sebenarnya disaat saat seperti ini kita harusnya cuma ngereview semua yang sudah kita pelajarin di sekolah. Gak perlu yang namanya belajar setengah mati karena kemarin kemarin sudah belajar serius selama kelas 1-3.
Disaat seperti ini juga peran sahabat sangat penting, untuk menjaga agar kita tetap bisa berpikir jernih, tetap semangat belajar, tetap fokus dengan tujuan kita.

Tapi ada beberapa orang yang disaat saat seperti ini kehilangan teman temannya karena hal yang tidak jelas sebabnya.
Salah satunya Miss X (kita sebut aja begitu). Si Miss X ini punya banyak teman (dulu), dia ramah dan friendly. Tapi sejak kelas 3, karena ulah beberapa orang yang selalu menganggu hidupnya kaya parasit, si Miss X jadi 'acting' menjadi orang yang emosian, suka marah, jutek, dsbnya. Singkat cerita jadilah Miss X 'ditakutin' sama teman - temannya.
One day, Miss X membuka buku - buku kelas 2 nya (masa yang dianggap Miss X sebagai masa terindah), dan teringatlah dia akan teman - temannya yang sudah menjauh darinya. Mulai yang tadinya dekat sekarang menjauh menjadi seperti orang asing yang saling gak kenal, sampai yang tadinya biasa - biasa saja menjadi 'takut' padanya.
Tapi diantara semua teman - temannya, dia paling 'kangen' sama 2 orang temannya (kita sebut A dan Y). Mereka bertiga adalah murid tersayang salah seorang guru yang katanya adalah guru terkiller disekolah. Mereka pintar tapi mereka juga bukan nerd. Mereka belajar bersama, ngobrol bersama, bercanda bersama, dan hanya sesekali bertengkar karena hal sepele ataupun karena tidak sependapat dalam pelajaran yang dibahas.
Mengingat hal ini, Miss X sadar. Ia berusaha menjadi pribadi yang dulu. Tapi ternyata keadaan sudah berubah. Dia kesepian, bingung, dan down. Nilai pelajarannya menurun, semangat belajarnya pun ikut merosot. Setiap hari ia hanya berdoa agar kedua temannya bisa berbahagia, tidak seperti dirinya sekarang.
Waktu semakin berjalan, 3 bulan lagi Ujian Nasional dan Miss X masih belum bangkit. Melihat hal ini si A merasa tidak tega terhadap Miss X. Dia membantu Miss X belajar, menyemangatinya, memberi motivasi dan nasihat sampai pada hari Ujian.
Tiba pada saat pengumuman kelulusan sekolah. Semuanya lulus dengan hasil memuaskan. Miss X tentu merasa senang, tapi kemudian ia terlihat murung karena sadar bahwa ia akan berpisah dengan A dan Y karena universitas yang berbeda.
A mengetahui hal ini, dan ia berkata "Perpisahan ini bukanlah Akhir, tapi ini adalah Awal yang baru untuk kisah selanjutnya. Jadi janganlah kau bersedih."
dan Miss X juga berkata "Walaupun kita sudah tidak berjumpa, kamu akan selalu hadir di memoriku. dan Apapun yang terjadi, pintu hatiku selalu terbuka untukmu dan untuk semuanya. Semoga kamu dan semuanya dapat lebih berhasil, lebih berbahagia dan mendapatkan semua yang terbaik di sepanjang hidup kalian meskipun diriku tidak ada bersama disamping kalianTerima kasih untuk semuanya dan maaf jika aku telah berbuat salah pada kamu, dan kepada semuanya"

So, bagi yang punya sahabat, teman baik atau apaun itu, jagalah mereka sebaik mungkin karena mereka sangatalah berharga. Untuk yang sekarang lagi bertengkar, segeralah berbaikan sebelum semuanya menjadi semakin parah, memburuk dan terlambat. Untuk yang tidak sedang bertengkar, ucapkan terima kasih selama masih ada kesempatan dna peluang..

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer