Keluarga dan Orang Tua

Setelah cukup banyak artikel yang ditulis, kali ini akan ditulis mengenai keluarga, terutama orang tua.
Tulisan kali ini mungkin sudah banyak didengar, diketahui, atau mungkin sering dibaca pula dalam buku-buku. Tapi tujuan dari tulisan ini adalah mengingatkan kembali, atau mungkin menyadarkan dan memberitahu bagi yang belum menyadarinya.
Kali ini juga, hal yang dibahas akan fokus tentang orang tua dan sikap anak terhadap orang tua.

Orang tua, papa dan mama, ayah dan ibu, ayah dan bunda, mom and dad, berbagai macam sebutan untuk mereka ada.
Dimulai dari seorang anak dilahirkan, usaha yang dikeluarkan atau bahkan penderitaan yang dirasakan orang tua luar biasa.
Ayah harus bekerja keras dengan susah payahdan banting tulang mencari nafkah untuk biaya makan, tentunya makanan yang terbaik, yang sesehat mungkin dan sebanyak mungkin kandungan nutrisinya, biaya untuk pendidikan saat sang anak harus mengenyam pendidikan, biaya rumah sakit saat anak tersebut dilahirkan, saat anak tersebut sakit, dan lainnya.
Ibu, mengandung selama sembilan bulan, menjaga kondisi tubuhnya seoptimal mungkin agar anaknya selalu sehat, menahan rasa sakit yang luar biasa (katanya rasa sakit saat melahirkan 1000 kali lebih besar dari rasa sakit yang biasanya dirasakan manusia umumnya).

Ayah dan ibu, mereka berkorban untuk anaknya, melindungi dengan segenap hati, berusaha memberikan yang terbaik dengan berkerja keras pagi sampai malam. Rasa sakit, capek, atau lelah yang dirasakan terkadang disembunyikan agar anaknya tidak mengetahui kesusahan yang dialami mereka, tetapi mereka terus menerus mencoba memahami keadaan dan kemauan kita agar kita bahagia.
Mereka terkadang kita anggap jahat, kejam karena memarahi atau menegur kita disaat tingkah kita salah. Tetapi kita tidak sadar bahwa karena merekalah sekarang kita dapat hidup seperti sekarang, bernafas, menghirup udara, memiliki pakaian yang bagus, bisa makan dan minum dengan cukup, terlindungi dari hujan, panas, dingin ataupun gigitan nyamuk, kita bisa mempunyai berbagai pengetahuan berharga, menjadi manusia cerdas, bberpikir dengan baik, dan bisa menjadi pribadi yang seperti sekarang.
Kita juga bahkan kadang tidak peduli dengan kondisi serta perjuangan mereka untuk bisa menghidupi kita.

Sebenarnya, apasih yang mereka inginkan dari semua pengorbanan itu? mereka tidak menginginkan apapun, mereka hanya menginginkan kita mendapatkan yang terbaik menurut mereka, walaupun terkadang apa yang terbaik menurut mereka bukanlah yang terbaik menurut kita. Tapi atas semua itu, apa yang telah kita lakukan untuk mereka? Nothing.

Sekarang, apa yang ingin kita lakukan untuk mereka? memberikan jutaan hadiah? Tidak, bukan itulah caranya membalas budi mereka. Cukup menjadi pribadi yang berguna, berhasil, sukses, mereka sudah sangat berbahagia. Bahkan jika bisa membawa mereka ke arah yang lebih baik dari yang sebelumnya merupakan hal paling bermanfaat dan berguna untuk mereka.

Jadi, mulai sekarang berusahalah untuk membahagiakan mereka. Lakukan dan tunjukan tindakan Love You kepada mereka selagi masih ada waktu, sebelum semuanya terlambat dan hanya tinggal penyesalan.

Komentar

Postingan Populer