Membuat Paspor Online
Nih sekedar informasi buat yang mau bikin paspor tanpa calo..
Pertama, bedanya paspor online dan tidak terdapat pada waktu foto dan wawancara. Kalau Online bisa pas hari itu juga, tapi kalau gak online besoknya atau besok lusanya.
Kalau mau bikin paspor online, scan dulu dokumen dokumen yang dibutuhkan seperti :
1. KTP/SIM
2. Akte Lahir/Ijasah
3. Kartu Keluaraga
4. Paspor Lama
5. Surat Keterangan WNI (bagi yang keturunan Tionghua)
6. Surat Ganti Nama
7. Surat Nikah
Kemudian silahkan buka website Dirjen Imigrasinya kalau mau baca - baca petunjuk, atau gak langsung ke ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp
Setelah ke ipass.imigrasi.go.id pilih permohonan pra personal (kalau gak salah ya) dan isi datanya
Mulai dari jenis permohonan paspor, identitas diri, upload dokumen yang diatas tadi, sampai menentukan tanggal datang ke kantor imigrasi dan letak kantor imigrasi yang ingin kita kunjungi.
Sekedar saran kalau milih tanggal tuh tanggal tua, soalnya pengalaman bikin paspor lagi high session dan tanggal muda, ngantrinya minta ampun. Seinget gue sih options pilihan tanggalnya itu sudah ada H+1 sejak kita daftar online sampai 2 minggu kedepannya..
Saat memilih tempat kantor imigrasinya juga liat-liat, kayak di Kanim Khusus Kelas 1 Jakarta Barat itu rame banget, kata petugasnya aja disana itu Kantor Imigrasi Favorit dan emang pas bikin paspor disana ngantrinya panjang & tetep kena 2 hari karena antrian terlalu panjang walaupun sudah online. (Batas foto, wawancara pendaftar online cuma 100 orang per hari)
Katanya sih di Batam itu lumayan sepi loh..
Nah abis isi - isi data, di paling akhir kan ada tulisan Oke. Tapi jangan langsung di klik Oke. Diatas link Oke ada link untuk liat jadwal pembuatan paspor kita. Mulai dari hari, tanggal, jam, tempat.
Jangan lupa itu untuk di Print dan dibawa pas datang ke kantor imigrasinya.
Hari H datang ke Kantor Imigrasi..
1. Datang pagi - pagi sebelum jam 8. Soalnya dari jam 7 lewat itu di Kanim Jakarta Barat jam segitu sudah pada ngantri. Waktu itu datang jam 9, dan nomor antriannya sudah abis loh padahal antriannya ada 100 nomor.. ckckck (pengalaman pribadi nihh)
2. Bawa FC dokumen dokumen yang tadi di scan, ukurannya wajib A4 termasuk FC KTPnya
3. Bawa juga dokumen dokumen aslinya
4.Ambil nomor antrian untuk di loket 1. Kalau gak tau tempatnya coba nanya satpam aja
5. Sambil nunggu antrian beli formulir & isi formulir plus map. Formulir dapat diambil di customer service, kalau map di koperasinya (kalau gak salah ingat)
5. Sesudah dipanggil di loket 1, serahin kertas yang di print dari komputer kemarin plus foto copy dokumen - dokumen itu dan dapatlah kita nomor antri untuk di loket 5
6. Di loket 5 kita tunjukin dokumen aslinya dan lagi lagi dapat nomor antrian buat bayar di kasir
7. Dikasir kita bayar sejumlah 255.000 rupiah dan setelah itu dapat kuitansi plus nomor antrian untuk foto & wawancara
8. Setelah foto & wawancara selesai, kita dapat tanggal ambil paspornya. Tinggal menunggu hari sampai paspor selesai deh..
Sekedar Informasi nih yahh..
a. Pas ngescan dokumen, dokumen - dokumen yang penting & wajib aja yang diupload. Karena kalau sampai salah masukin data atau dokumen kita bakalan ribet dan ujung ujungnya kita harus ngulang lagi prosesnya (pengalaman pribadi nih)
b. Datang pagi itu WAJIB kalau mau semuanya dilakukan dalam 1 hari (dari awal sampai foto & wawancara) Ingat nomor antri cuma sampai 100. Lewat dari 100, cuma bisa sampai di loket 1, loket 5 sampai wawancara yah lanjut besoknya lagi.
c. kalau lagi ramai, ngantri yang bisa mencapai 1-3 jam (apalagi pas nunggu wawancaranya)
d. Pemilihan lokasi Kanim tidak harus sesuai domisili kok, kita yang tinggal di Jakarta Barat kalau mau ke Kanim Batam yang sepi juga sah - sah aja
e. Daftar online memang bisa semuanya dilakukan dalam 1 hari, tapi benar - benar 1 hari full (dari pagi sampai sore)
f. Untuk bikin paspor anak dibawah 17 tahun, nomor NIK, tempat, tanggal dikeluarkan KTP, tanggal kadarluarsa KTP, dokumen yang wajib di scan atau dilampirkan dsbnya memakai KTP orang tua. Kalau di akta lahir cuma ada nama ibu yah pake KTP ibu. Kalau ada nama bapak yah pake nama & KTP bapak.Di lampiran dalam map juga harus ada surat keterangan bertandatangan dibawah materai 6000.
Oke sekian sharing dari gue kali ini, semoga bermanfaat :-D
Pertama, bedanya paspor online dan tidak terdapat pada waktu foto dan wawancara. Kalau Online bisa pas hari itu juga, tapi kalau gak online besoknya atau besok lusanya.
Kalau mau bikin paspor online, scan dulu dokumen dokumen yang dibutuhkan seperti :
1. KTP/SIM
2. Akte Lahir/Ijasah
3. Kartu Keluaraga
4. Paspor Lama
5. Surat Keterangan WNI (bagi yang keturunan Tionghua)
6. Surat Ganti Nama
7. Surat Nikah
Kemudian silahkan buka website Dirjen Imigrasinya kalau mau baca - baca petunjuk, atau gak langsung ke ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp
Setelah ke ipass.imigrasi.go.id pilih permohonan pra personal (kalau gak salah ya) dan isi datanya
Mulai dari jenis permohonan paspor, identitas diri, upload dokumen yang diatas tadi, sampai menentukan tanggal datang ke kantor imigrasi dan letak kantor imigrasi yang ingin kita kunjungi.
Sekedar saran kalau milih tanggal tuh tanggal tua, soalnya pengalaman bikin paspor lagi high session dan tanggal muda, ngantrinya minta ampun. Seinget gue sih options pilihan tanggalnya itu sudah ada H+1 sejak kita daftar online sampai 2 minggu kedepannya..
Saat memilih tempat kantor imigrasinya juga liat-liat, kayak di Kanim Khusus Kelas 1 Jakarta Barat itu rame banget, kata petugasnya aja disana itu Kantor Imigrasi Favorit dan emang pas bikin paspor disana ngantrinya panjang & tetep kena 2 hari karena antrian terlalu panjang walaupun sudah online. (Batas foto, wawancara pendaftar online cuma 100 orang per hari)
Katanya sih di Batam itu lumayan sepi loh..
Nah abis isi - isi data, di paling akhir kan ada tulisan Oke. Tapi jangan langsung di klik Oke. Diatas link Oke ada link untuk liat jadwal pembuatan paspor kita. Mulai dari hari, tanggal, jam, tempat.
Jangan lupa itu untuk di Print dan dibawa pas datang ke kantor imigrasinya.
Hari H datang ke Kantor Imigrasi..
1. Datang pagi - pagi sebelum jam 8. Soalnya dari jam 7 lewat itu di Kanim Jakarta Barat jam segitu sudah pada ngantri. Waktu itu datang jam 9, dan nomor antriannya sudah abis loh padahal antriannya ada 100 nomor.. ckckck (pengalaman pribadi nihh)
2. Bawa FC dokumen dokumen yang tadi di scan, ukurannya wajib A4 termasuk FC KTPnya
3. Bawa juga dokumen dokumen aslinya
4.Ambil nomor antrian untuk di loket 1. Kalau gak tau tempatnya coba nanya satpam aja
5. Sambil nunggu antrian beli formulir & isi formulir plus map. Formulir dapat diambil di customer service, kalau map di koperasinya (kalau gak salah ingat)
5. Sesudah dipanggil di loket 1, serahin kertas yang di print dari komputer kemarin plus foto copy dokumen - dokumen itu dan dapatlah kita nomor antri untuk di loket 5
6. Di loket 5 kita tunjukin dokumen aslinya dan lagi lagi dapat nomor antrian buat bayar di kasir
7. Dikasir kita bayar sejumlah 255.000 rupiah dan setelah itu dapat kuitansi plus nomor antrian untuk foto & wawancara
8. Setelah foto & wawancara selesai, kita dapat tanggal ambil paspornya. Tinggal menunggu hari sampai paspor selesai deh..
Sekedar Informasi nih yahh..
a. Pas ngescan dokumen, dokumen - dokumen yang penting & wajib aja yang diupload. Karena kalau sampai salah masukin data atau dokumen kita bakalan ribet dan ujung ujungnya kita harus ngulang lagi prosesnya (pengalaman pribadi nih)
b. Datang pagi itu WAJIB kalau mau semuanya dilakukan dalam 1 hari (dari awal sampai foto & wawancara) Ingat nomor antri cuma sampai 100. Lewat dari 100, cuma bisa sampai di loket 1, loket 5 sampai wawancara yah lanjut besoknya lagi.
c. kalau lagi ramai, ngantri yang bisa mencapai 1-3 jam (apalagi pas nunggu wawancaranya)
d. Pemilihan lokasi Kanim tidak harus sesuai domisili kok, kita yang tinggal di Jakarta Barat kalau mau ke Kanim Batam yang sepi juga sah - sah aja
e. Daftar online memang bisa semuanya dilakukan dalam 1 hari, tapi benar - benar 1 hari full (dari pagi sampai sore)
f. Untuk bikin paspor anak dibawah 17 tahun, nomor NIK, tempat, tanggal dikeluarkan KTP, tanggal kadarluarsa KTP, dokumen yang wajib di scan atau dilampirkan dsbnya memakai KTP orang tua. Kalau di akta lahir cuma ada nama ibu yah pake KTP ibu. Kalau ada nama bapak yah pake nama & KTP bapak.Di lampiran dalam map juga harus ada surat keterangan bertandatangan dibawah materai 6000.
Oke sekian sharing dari gue kali ini, semoga bermanfaat :-D
Komentar
Posting Komentar