Wanita Tangguh dan Kuat

Belum sampai sebulan yang lalu gue bertemu teman baru yang dikenalin sama teman lama gue.
Sebut aja wanita ini Lala. Kisah hidup Lala, luar biasa hebat. Banyak hal yang gue pelajari dari sosok Lala. Sebenarnya banyak pula teman-teman gue lainnya yang tangguh dan hebat, Kebanyakan dari mereka adalah anak pertama atau kedua yang masih mempunyai beberapa orang adik, atau mungkin mempunyai ortang tua yang sudah lanjut usia, keadaan ekonomi yang kurang, dan sebagainya.
Tapi kali ini gue akan menceritakan Lala, teman yang baru-baru ini dekat dengan gue yang gue gak tau semua kisah hidupnya tetapi gue tau kalau dia itu luar biasa. Let's start..



Pertama gue bertemu Lala, awkward pasti, jaim? jelas pake banget.
Awalnya gue kira dia ini termasuk cewe hedon yang kerjaannya cuma suka nongkrong di cafe atau mall tetapi mandiri yang terlihat saling melengkapi dan saling pengertian dengan cowonya (teman lama gue) Step by step, gue mulai dekat dengan anak satu ini. Gue mulai tau kisah hidup dia walaupun baru sebagian kecil.

Lala, pada saat SMA dia adalah anak OSIS sebuah sekolah swasta yang cukup terkenal di daerah tempat dia tinggal. Kelas 1 SMA dia masuk OSIS bagian Kesenian dan Jurnalistik (semoga gue gak salah namanya) dia bekerja dibawah senior yang "kurang kompeten". Awalnya Bagian Kesenian dan Jurnalistik adalah bagian yang paling angker di sekolah itu karena LPJ yang selalu ditolak, dan tugas yang berat (membuat majalah sekolah dan mading dengan dana yang super terbatas).
Kelas 2 SMA dia menjadi koordinator bagian itu, otomatis kini dia yang bertanggung jawab atas semuanya. Walaupun masih kelas 2 dan seorang wanita, dia mampu mereformasi sistim di bagian itu. Majalah Sekolah terbit sesuai waktunya dan bahkan dia menciptakan Koran Sekolah yang masing-masing bergantian terbit setiap 3 bulan sekali. Redaksi Sekolah, dia yang bentuk dengan mencari dan menyeleksi langsung anggotanya. Pencarian percetakan juga dia yang tangani. Bahkan ketika ada rapat, dia rela meninggalkan acara keluarga dan memohon-mohon pada orang tuanya untuk memperbolehkannya meninggalkan acara keluarga itu.
Gadis belia yang masih duduk di bangku SMA sudah mempunyai rasa komitmen dan tanggung jawab seperti itu, dan dari sini gue belajar mengenai tanggung jawab dan komitmen.

Pada saat kuliah, ayah Lala meninggal karena kelalaian dokter dan suster dalam menangani ayahnya. Hebatnya dia tetap tegar dan berlapang dada. Bahkan kini dia menjadi sosok wanita yang sangat kuat dan mandiri. Tidak terlihat kesedihan dan kelemahan didalam dirinya. Dia terlihat ceria dan berani dalam menghadapi segala hal.

Lala juga mempunyai 2 adik. Adik pertama sebentar lagi akan masuk kuliah. Adik kedua masih dibangku SD. Lala saat ini juga kuliah sambil bekerja.
Hebatnya Lala, dia mau bekerja keras, pulang sampai rumah jam 1 subuh karena letak kampus dan rumah yang jauh (Jakarta-Tangerang). Walaupun lelah dia selalu memikirkan adiknya dan menginginkan yang terbaik untuk adiknya. Bahkan dia juga selalu berpikir logis, tidak terlalu banyak melibatkan perasaan (baper), dia tangguh dan kuat.
Lala, dia adalah contoh wanita kuat dan tangguh buat gue karena dia mampu berpikir logis dan tidak terlalu melibatkan perasaan. Walaupun berbagai kondisi berat telah dialaminya, ia tidak menjadi rapuh dan lemah tetapi menjadi semakin kuat dan tangguh, mampu bangkit dan berjuang sendiri tanpa mengharapkan banyak dukungan dan bantuan dari orang lain.
Dan inilah sesuatu hal yang berbeda yang gue temukan dalam diri Lala

Komentar

Postingan Populer