Hidup itu Perjuangan
Alkisah ada seorang
cewe bernama Nana. Ayahnya seorang yang luar biasa, dia berasal dari keluarga
yang ekonominya lumayan juga.
Walaupun terlihat menyenangkan dan tanpa beban, tapi ternyata banyak kisah dihidup Nana..
Saat Nana lahir, seminggu kemudian ibunya meninggalkan dia tanpa sebab. Menghilang tanpa kabar, tanpa adanya komunikasi sedikit pun dengan dia. Bahkan saat bertemu tanpa sengaja di sekolahnya, ibu Nana sama sekali tak menghiraukannya. Ternyata pula, ibunya telah memiliki anak dan suami lain.
Tak berhenti di situ, saat SD kelas 4 Nana ditinggal pergi oleh ayahnya selamanya ke surga.
Sejak saat itu Nana dijaga oleh tantenya.
Menginjak bangku SMA, Nana pindah ke tempat tantenya yang lain.
Kelas 1 SMA, suami tante yang merawatnya meninggal.
Tak lama kemudian tantenya meninggal.
Kini Nana tinggal bersama kakak sepupunya saja.
Sekolah Nana dibiayai oleh keluarga tantenya, (sekarang kakak sepupunya) dan sebagai gantinya Nana harus mengerjakan semua pekerjaan ibu rumah tangga yang banyak dan memakan waktu. Selain itu juga, Nana tetap dituntut untuk mendapatkan nilai tinggi, bahkan mempertahankan ranking 3 besar di kelasnya. Terkadang, jika pekerjaan ibu RT-nya tidak dikerjakan, Nana dimarahi, begitu pula jika nilainya menurun.
Walaupun demikian, Nana tetap menjadi pribadi yang menyenangkan, selalu tertawa, bercanda, terlihat seperti menjalani hidup tanpa beban, namun tetap berjuang penuh semangat untuk membuat bangga ayahnya di surga, dan semua teman-temannya.
Perjuangan, kesabaran Nana pun membuahkan hasil, Nana mendapatkan beasiswa dari salah satu perusahaan besar di Indonesia untuk berkuliah.
Hal ini pun tak luput dari kegigihannya, keberaniannya untuk keluar dari zona nyamannya. Karena pada awalnya kakak sepupunya melarangnya untuk mencoba mengambil kesempatan beasiswa itu, melarang Nana untuk melanjutkan kuliah.
Sekarang, Nana telah berhasil memperbaiki kehidupannya sedikit demi sedikit, hidup tanpa bantuan kakak sepupunya lagi dan bahkan membalas budi keluarga tantenya sedikit demi sedikit...
Dari kisah di atas, dapat disimpulkan :
1. Hidup itu penuh perjuangan, untuk mendapatkan keberhasilan kita harus berjuang, keluar dari zona nyaman kita dan berani mengambil resiko.
2. Hidup itu harus disyukuri apapun kondisinya, berpikiran positif dan optimis, selalu berpandangan ke depan, serta berani bermimpi berharap. Hal inilah yang menjadikan kita lebih semangat dari sebelumnya.
3. Manusia itu terkadang berbeda di dalam berbeda di luar. Seseorang yang terlihat tegar, kuat dan tanpa beban bisa menjadi menyimpan berbagai kisah menarik yang luar biasa.
4. Kadang untuk tetap bertahan dalam hidup, kita harus menjadi tabah, tegar, dan kuat like a warrior and soldier dalam menjalani keseharian kita.
"Hidup itu seperti mendaki gunung, untuk mencapai puncaknya anda harus menjadi kuat dan berjuang mendakinya, melewati berbagai rintangan yang ada.."
Walaupun terlihat menyenangkan dan tanpa beban, tapi ternyata banyak kisah dihidup Nana..
Saat Nana lahir, seminggu kemudian ibunya meninggalkan dia tanpa sebab. Menghilang tanpa kabar, tanpa adanya komunikasi sedikit pun dengan dia. Bahkan saat bertemu tanpa sengaja di sekolahnya, ibu Nana sama sekali tak menghiraukannya. Ternyata pula, ibunya telah memiliki anak dan suami lain.
Tak berhenti di situ, saat SD kelas 4 Nana ditinggal pergi oleh ayahnya selamanya ke surga.
Sejak saat itu Nana dijaga oleh tantenya.
Menginjak bangku SMA, Nana pindah ke tempat tantenya yang lain.
Kelas 1 SMA, suami tante yang merawatnya meninggal.
Tak lama kemudian tantenya meninggal.
Kini Nana tinggal bersama kakak sepupunya saja.
Sekolah Nana dibiayai oleh keluarga tantenya, (sekarang kakak sepupunya) dan sebagai gantinya Nana harus mengerjakan semua pekerjaan ibu rumah tangga yang banyak dan memakan waktu. Selain itu juga, Nana tetap dituntut untuk mendapatkan nilai tinggi, bahkan mempertahankan ranking 3 besar di kelasnya. Terkadang, jika pekerjaan ibu RT-nya tidak dikerjakan, Nana dimarahi, begitu pula jika nilainya menurun.
Walaupun demikian, Nana tetap menjadi pribadi yang menyenangkan, selalu tertawa, bercanda, terlihat seperti menjalani hidup tanpa beban, namun tetap berjuang penuh semangat untuk membuat bangga ayahnya di surga, dan semua teman-temannya.
Perjuangan, kesabaran Nana pun membuahkan hasil, Nana mendapatkan beasiswa dari salah satu perusahaan besar di Indonesia untuk berkuliah.
Hal ini pun tak luput dari kegigihannya, keberaniannya untuk keluar dari zona nyamannya. Karena pada awalnya kakak sepupunya melarangnya untuk mencoba mengambil kesempatan beasiswa itu, melarang Nana untuk melanjutkan kuliah.
Sekarang, Nana telah berhasil memperbaiki kehidupannya sedikit demi sedikit, hidup tanpa bantuan kakak sepupunya lagi dan bahkan membalas budi keluarga tantenya sedikit demi sedikit...
Dari kisah di atas, dapat disimpulkan :
1. Hidup itu penuh perjuangan, untuk mendapatkan keberhasilan kita harus berjuang, keluar dari zona nyaman kita dan berani mengambil resiko.
2. Hidup itu harus disyukuri apapun kondisinya, berpikiran positif dan optimis, selalu berpandangan ke depan, serta berani bermimpi berharap. Hal inilah yang menjadikan kita lebih semangat dari sebelumnya.
3. Manusia itu terkadang berbeda di dalam berbeda di luar. Seseorang yang terlihat tegar, kuat dan tanpa beban bisa menjadi menyimpan berbagai kisah menarik yang luar biasa.
4. Kadang untuk tetap bertahan dalam hidup, kita harus menjadi tabah, tegar, dan kuat like a warrior and soldier dalam menjalani keseharian kita.
"Hidup itu seperti mendaki gunung, untuk mencapai puncaknya anda harus menjadi kuat dan berjuang mendakinya, melewati berbagai rintangan yang ada.."
Komentar
Posting Komentar